Senin, 31 Maret 2014
Masa Prapaskah 2014
Dua tahun sudah telah saya lewati saat blog ini saya inisiasi , dan pas saatnya bertepatan dengan masa Prapaskah juga di tahun 2012. Tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2014 dari Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang cukup menginspirasi sekaligus menggetarkan hati kita sebagai hamba Tuhan adalah Berikanlah Hatimu untuk Mencintai dan Ulurkanlah Tanganmu untuk melayani. Kalimat atau kata kata itu begitu mudah kita ungkapkan , tetapi untuk mewujudkannya secara kongkrit dalam hidup kita sebagai pribadi baik dalam keluarga, dalam bersosialisasi dengan sesama kita yang paling dekat (tetangga) maupun dalam konteks bersosialisasi dengan masyarakat yang lebih luas lagi. Gereja Katolik kembali tahun ini mengajak kita semua untuk menyadari betapa besar Kasih Tuhan yang telah diberikan kepada kita semua, dengan mengutus PuteraNya yang Tunggal untuk menyerahkan seluruh hidupNya sampai kematianNya di kayu salib demi perwujudan Kasih Tuhan pada kita sebagai hambaNya. Santo Yohanes ( 1 Yohanes 4: 8) dalam suratnya mengingatkan kita untuk mengasihi sesama seperti Allah sendiri (yang kita kenal melalui Tuhan Yesus) sebagai sumber Kasih yang sejati. Dan Tuhan Yesus sendiri dengan kerendahan hatiNya dan keteladananNYa untuk mengasihi dan peduli pada setiap orang yang miskin, sakit, lapar dan tersingkir dari kehidupan masyarakat pada jamanNya bisa kita jadikan referensi dalam kita menjalani hidup sebagai orang beriman ditengah kehidupan masyarakat yang kepekaan sosialnya sudah mulai terkikis oleh perasaan ego/individualistis yang tinggi. Pemuka Gereja kita Bapa Paus Fransiskus juga sudah memberikan contoh kongkrit dalam menanggapi kasih Allah yang begitu besar pada kita manusia, dengan mengikuti teladan kesederhanaan dari Kristus sendiri untuk tidak memakai fasilitas tinggal yang mewah di Vatikan , tetapi dengan memilih tinggal di Guest House; tidak naik mobil mewah yang anti peluru yang biasa dipakai oleh pendahulunya yakni dengan memakai mobil pribadinya /mobil sportnya dan yang lebih kongkrit lagi pada saat merayakan misa ekaristi kudus sebagai ungkapan syukurNya untuk menduduki jabatan tertinggi dalam hirarki Gereja Katolik di Roma tidak di katedral St. Basilika tetapi di tengah orang orang yang dikucilkan di masyarakat yakni di dalam penjara. Inilah beberapa contoh keteladanan yang bisa kita jadikan cermin dalam merayakan Paskah di tahun 2014 ini. Mudah mudahan kita semua bisa menjadikan APP 2014 ini masa resolusi kita untuk berbagai kasih pada sesama kita terutama yang kekurangan dengan hati, dan iklas untuk mengulurkan tangan kita dalam melayani mereka yang butuh perhatian , kasih sayang dalam wujud yang nyata. Selamat ber APP dan Tuhan Yesus memberkati.
Tuhan telah memberikan talenta kepada setiap orang termasuk saya, meskipun sering tidak kita sadari bahwa talenta kita tidak optimal dalam pemanfaatannya. Suatu saat tanpa kita rencanakan kita dihadapkan pada suatu persoalan yang menuntut kemampuan khusus untuk mencernanya. Nah disitulah kita bisa mengekplorasi dan merefleksikan kembali talenta yang Tuhan berikan kepada kita.
Saya mengajak kepada kita semua untuk tidak menundanya, supaya tidak menyesal nantinya karena saatnya Tuhan memanggil kita kembali ke rumah keabadian masih menjadi misteri. Pesan Yesus di hari raya Paskah itu jelas yakni untuk berbagi kasih pada sesama, yang lebih mudah diucapkan tetapi realisasinya lebih sulit bin sukar;Butuh ketulusan hati kita untuk bisa merealisasikannya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar